Anda mungkin pernah melihat beberapa video tentangpeternakan ayam besardi internet. Ayam-ayam itu dipelihara di dalam kandang kecil.
Kandang ayam itu masih sangat gelap dan suram di mana-mana. Mengapa kandang ayam menciptakan kondisi hidup yang tidak alami seperti itu untuk ayam?
Sebenarnya, tujuan utama dari pengaturan pencahayaan redup adalah untuk mencegah terjadinya insiden memakan ayam, dan protagonis dari insiden memakan ayam itu adalah ayam itu sendiri.
Tahukah Anda berapa banyak ayam di peternakan yang mati? Mati karena dipatuk oleh ayam-ayam lainnya.
Ya, ayam, serta kalkun, burung pegar, dan banyak unggas lainnya memiliki kebiasaan aneh yaitu mematuk sesamanya.
Di dunia ayam, terdapat tatanan kekuasaan yang brutal seperti hierarki sosial. Hierarki sosial yang tinggi menunjukkan status yang tinggi. Ayam dengan hierarki sosial tinggi dapat makan lebih dulu, dan mereka dapat menindas ayam dengan status yang lebih rendah.
Kanibalisme yang disebabkan oleh hierarki sosial umumnya memiliki dua bentuk, yaitu mematuk bulu dan mematuk anus.
Kanibalisme pada ayam tidak terbatas pada ayam dewasa. Terkadang ayam juga akan mulai memakan telur jika ada telur yang pecah di sarang.
Kebiasaan lain dari ayam adalah setelah melihat seekor ayam yang ditindas hingga bulunya rontok, botak, dan berdarah, ayam-ayam lain akan menindasnya juga, bukannya membantu yang lemah.
Untukpeternakan ayamSelama masih ada satu ayam yang terinfeksi, dapat terjadi pembantaian besar-besaran, yang mengakibatkan kerugian besar.
Jika jumlah ayam banyak, untuk terus memastikan posisi masing-masing, ayam-ayam tersebut akan sering berkelahi, yang mengakibatkan korban jiwa. Inilah juga alasan mengapa kita melihat beberapa ayam botak yang dipatuk di beberapa tempat.peternakan ayam besar.
Terkadang, kekurangan metionin juga dapat menyebabkan perilaku mematuk sesama spesies. Bagi ayam, metionin adalah asam amino esensial yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dan harus dikonsumsi melalui makanan. Dan karena bulu burung mengandung sulfur-metionin, ayam yang kekurangan sulfur akan mematuk bulu ayam lain, yang menyebabkan kanibalisme.
Selain itu, ayam memiliki kelenjar yang disebut kelenjar jilat. Jika makanannya kekurangan garam, sekresi dari kelenjar jilat tidak cukup asin dan hambar, dan ayam akan mematuk kelenjar jilat ayam lain untuk menambah asupan garam.
Memotong sepertiga paruh ayam, yang dikenal sebagai pemangkasan paruh, adalah metode yang umum dilakukan.
Silakan hubungi kami didirector@farmingport.com!
Waktu posting: 16 Juni 2022







