Peternakan ayam skala besar merupakan tren dalam dunia peternakan unggas. Semakin banyak peternakan yang mulai beralih dari peternakan tradisional ke peternakan skala besar.peternakan unggas modernJadi, masalah apa saja yang mungkin terjadi dalam proses peternakan ayam skala besar?
1. Memperkenalkan ras secara membabi buta.
Banyak peternak ayam beranggapan bahwa semakin baru jenisnya, semakin baik, tanpa mempertimbangkan penyesuaian jenis ayam tersebut dengan kondisi alam dan pakan setempat serta permintaan pasar. Ada juga beberapa peternak ayam yang hanya menginginkan harga yang lebih murah, sambil mengabaikan kualitas anak ayam.
2. Bertelur sebelum waktunya.
Tanpa mempertimbangkan aturan produksi dan perkembangan serta kebutuhan nutrisi ayam petelur, standar pakan dinaikkan secara membabi buta, yang mengakibatkan ayam petelur mulai bertelur lebih awal, menghasilkan ukuran tubuh kecil, pembusukan dini, dan durasi puncak produksi telur yang pendek, sehingga memengaruhi berat telur dan tingkat produksi telur.
3. Penyalahgunaan aditif pakan.
Banyak peternak ayam menganggap aditif pakan sebagai solusi mujarab untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menyalahgunakannya tanpa memperhatikan jumlah berbagai nutrisi. Hal ini tidak hanya meningkatkan biaya beternak ayam, tetapi juga merusak keseimbangan antara berbagai nutrisi.
4. Penambahan pakan yang terlalu rajin.
Menambahkan beberapa nutrisi secara membabi buta dan terlalu teliti ke dalam pakan, mengakibatkan ketidakseimbangan berbagai nutrisi dalam pakan, sehingga memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ayam.
5. Ubah aliran umpan secara tiba-tiba.
Jangan mengubah pakan sesuai kebiasaan umum ayam, jangan memberikan ayam periode transisi yang sesuai, perubahan pakan secara tiba-tiba, mudah menyebabkan reaksi stres pada ayam.
6. Menggunakan narkoba secara membabi buta.
Banyak peternak ayam yang pernah mengalami penyakit ayam, tanpa diagnosis dokter hewan akan memberikan pengobatan secara membabi buta, sehingga menunda penyembuhan penyakit.
7. Penggunaan narkoba jangka panjang.
Untuk mencegah penyakit ayam dan memberikan berbagai macam obat dalam jangka waktu lama, tidak hanya menyebabkan kerusakan pada ginjal ayam dan pemborosan obat, tetapi juga membuat berbagai bakteri menghasilkan resistensi, yang secara serius memengaruhi efektivitas pengobatan penyakit di kemudian hari.
8. Ayamnya campuran.
Dalam produksi ayam, seringkali ayam yang sakit tidak diisolasi dan dibiarkan dalam kandang yang sama, serta diberi pakan yang sama, sehingga menyebabkan penyebaran infeksi.
9. Tidak memperhatikan kebersihan dan disinfeksi.
Peternak ayam umumnya mampu mencegah epidemi pada ayam, tetapi kurang memperhatikan hal-hal berikut:kandang ayamkebersihan yang buruk, meninggalkan bahaya tersembunyi bagi berbagai penyakit menular.
10. Mengabaikan upaya pemusnahan ayam petelur pendek dan ayam yang sakit.
Dari masa pengeraman hingga masa bertelur, hanya tingkat kelangsungan hidup ayam yang dinilai, dan ayam yang lemah serta ayam yang cacat tidak disingkirkan tepat waktu, yang tidak hanya membuang pakan, tetapi juga mengurangi efisiensi peternakan ayam.
Waktu posting: 12 April 2023









