Manajemen pemeliharaan ayam broiler di kandang

I. Pengelolaan air minum

Kecuali untuk kebutuhan pengendalian air karena pengobatan atau vaksinasi, pasokan air normal 24 jam harus dipastikan. Untuk memastikan pasokan air minum yang memadai,peternakan ayamSebaiknya sediakan waktu dan petugas khusus untuk memeriksa saluran air. Peternak ayam harus memeriksa saluran air setiap hari untuk memeriksa adanya penyumbatan dan kebocoran pada nipple drinker. Saluran air yang tersumbat dapat menyebabkan kekurangan air pada ayam broiler, dengan konsekuensi yang sangat serius.

Air yang keluar dari tempat minum yang bocor tidak hanya membuang obat, tetapi juga masuk ke wadah penampung dan mengencerkan kotoran ternak yang nantinya akan mengalir ke bak pakan, yang merupakan pemborosan pakan dan dapat menyebabkan penyakit usus. Kedua masalah ini merupakan masalah yang akan dihadapi setiap peternakan ayam, sehingga deteksi dini dan pemeliharaan dini sangatlah penting.

Selain itu, sebelum melakukan imunisasi air minum bersihkan terlebih dahulu dispenser air minum tersebut secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada residu disinfektan pada air minum. 

puting minum

2. Manajemen kebersihan dan disinfeksi

Jaga kesehatan lingkungan dan disinfeksi di dalam dan luar kandang ayam dengan baik, putuskan jalur penularan patogen. Semua staf tanpa kondisi khusus dilarang keras meninggalkan kandang. Kembalilah ke kandang dengan mengganti disinfeksi sebelum memasuki area produksi. Bersihkan kotoran ayam tepat waktu. Baik dengan pembersihan manual maupun mekanis, kotoran harus dibersihkan secara teratur untuk meminimalkan waktu tinggal kotoran ayam di dalam kandang.kandang ayam.

Terutama pada beberapa hari pertama pengeraman, biasanya tidak ada ventilasi di dalamkandang ayam, dan kotoran ternak harus dibuang tepat waktu setiap hari, tergantung pada jumlah produksinya. Seiring pertumbuhan ayam pedaging, kotoran ternak juga harus dibuang secara teratur. 

https://www.retechchickencage.com/kandang-ayam-pedaging/

Disinfeksi rutin dengan semprotan ayam merupakan cara penting untuk mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit menular. Disinfeksi pada ayam sebaiknya dilakukan dengan disinfektan yang tidak berbau dan tidak terlalu mengiritasi, dan beberapa bahan harus digunakan secara bergantian.

Umumnya, 1 kali seminggu di musim dingin, 2 kali seminggu di musim semi dan gugur, dan 1 kali sehari di musim panas. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah air disinfektan sebaiknya digunakan setelah kandang dihangatkan terlebih dahulu. Efek disinfeksi paling baik ketika suhu ruangan sekitar 25°C.Tujuan utama disinfeksi adalah membunuh bakteri dan virus di udara. Jadi, semakin halus tetesan yang disemprotkan, semakin baik. Jangan salah paham, menyemprot ayam termasuk disinfeksi.

3. Manajemen suhu

Tingkat tertinggi manajemen suhu adalah "transisi yang konstan dan lancar", suhu dingin dan panas yang tiba-tiba merupakan pantangan besar dalam beternak ayam. Suhu yang tepat menjamin pertumbuhan ayam yang cepat, dan umumnya suhu yang relatif tinggi akan mempercepat pertumbuhan ayam.

air minum ayam

Sesuai dengan karakteristik fisiologis anak ayam, suhu pengeraman 3 hari pertama harus mencapai 33 ~ 35, 4 ~ 7 hari sehari untuk menjatuhkan 1, 29 ~ 31di akhir minggu, setelah penurunan mingguan 2 ~ 3, usia 6 minggu hingga 18 ~ 24Pendinginan harus dilakukan secara perlahan, dan sesuai dengan kondisi anak ayam, berat badan, dan perubahan musim, perhatikan agar suhu di dalam kandang tidak berubah drastis.

Untuk mengetahui apakah suhu sudah sesuai, selain mengamati termometer (termometer harus digantung di dalam kandang dengan ketinggian yang sama dengan punggung anak ayam. Jangan meletakkannya terlalu dekat dengan sumber panas atau di sudut-sudut), yang lebih penting adalah mengukur performa, dinamika, dan suara anak ayam. Meskipun biasanya Anda dapat menggunakan termometer untuk mendeteksi suhu di dalam kandang,kandang ayam, termometer kadang kala rusak dan tidaklah tepat jika hanya mengandalkan termometer saja untuk menilai suhu.

kandang ayam pedaging

Peternak harus menguasai metode mengamati ayam menerapkan suhu dan belajar menilai kesesuaiankandang ayamSuhu tanpa menggunakan termometer. Jika anak ayam tersebar merata dan beberapa anak ayam dari seluruh kawanan atau ayam yang lebih besar tampak membuka mulut, artinya suhunya normal. Jika anak ayam tampak membuka mulut dan sayapnya, menjauh dari sumber panas, dan berkerumun ke samping, artinya suhunya sudah normal.

Ketika mereka tampak menumpuk, condong ke arah sumber panas, berkerumun, atau menumpuk di timur atau barat, artinya suhu terlalu rendah. Ayam musim panas harus mencegah sengatan panas, terutama setelah 30 hari berkelompok. Pengaktifan tirai basah yang tepat waktu sangat penting. Suhu sekitar melebihi 33°C.Ketika peralatan pendingin semprot air harus tersedia. Perhatikan juga bahwa pada malam hari anak ayam sedang tidur, beristirahat tanpa bergerak, suhu yang dibutuhkan harus 1 hingga 2lebih tinggi.

https://www.retechchickencage.com/

Kami sedang online, ada yang bisa saya bantu hari ini?
Please contact us at director@retechfarming.com;whatsapp +86-17685886881

 


Waktu posting: 01-Sep-2022

Kami menawarkan solusi profesional, ekonomis dan praktis.

KONSULTASI TATAP MUKA

Kirimkan pesan Anda kepada kami: